Showing posts with label Product Safety tools. Show all posts
Showing posts with label Product Safety tools. Show all posts

Thursday, January 31, 2019

Form Metal tools Control log














Fungsi dari form /laporan Metal tools control log adalah untuk mengetahui jumlah alat /tools yang dipakai pada suatu departemen atau bagian diantaranya :

  1. jumlah stok awal = jumlah seluruh alat /tools
  2. No alat = digunakan untuk identitas dari seluruh alat /tools yang dipakai
  3. Jumlah Keluar = jumlah alat yang dipakai
  4. Jam kekuar = waktu keluar alat
  5. Jam masuk = waktu kembali alat

Bila laporan ini dijalankan maka dengan mudah kita bisa mengontrol dan mengetahui jumlah dan keadaan aktual dari pemakaian alat /tools disebuah departement/ bagian.

bagi temen-temen yang butuh formnya silahkan didownload.





Wednesday, January 30, 2019

Lighting Standard semua Buyer untuk Color viewer/ light Box


Semua buyer pasti mempunyai standard tersendiri untuk sumber pencahayaan light box. untuk anda yang sedang mencari lighting standard untuk semua buyer silahkan didownload ya.





Ganti Staplesmu dengan alat seperti ini supaya audit safety untukgarment anak menjadi OK


Umumnya pabrik garment yang jalan order kids/baby (anak-anak), buyer meminta ada perlakuan khusus berkenaan dengan kebijakan safetynya (keamanannya), baik keamanan produk maupun keamanan operatornya.
Salah satunya adalah kebijakan penggunaan alat bantu logam, termasuk staples. Staples dilarang keras digunakan mengingat dikhawatirkan akan terbawa kedalam baju anak-anak tersebut.
Berikut adalah saran penggunaan pengganti staples:





Sumber : garmentedutech.com

Gila!, tanpa eye guard itu sangat sangat berbahaya bro!


Beberapa tahun yang lalu, saat jam kerja sekira jam 2 siang, kami digegerkan oleh suara jeritan salah satu operator di tengah line. Kami mendatangi sumber suara wanita tersebut, dan ketika mendekat sudah ada kerumunan operator untuk menolong salah satu operator yang terkena patahan jarum.

Operator tersebut terus menjerit-jerit kesakitan sambil menutupi wajahnya. Beberapa operator kami minta untuk ambil tandu dan membawa operator tersebut ke poliklinik dan akhirnya di rujuk ke dokter.
Setelah kami telusuri, operator tersebut adalah operator di bagian jahit tepatnya pasang kancing. Kemudian kami telusuri lebih dalam jika eye guard atau kaca pengaman mata tidak ditutupkan sebagaimana mestinya.
Kami masih mengkhawatirkan operator tersebut jika salah satu matanya terkena patahan jarum dan resiko terbesarnya adalah hilangnya penglihatan. Kami terus ikuti perkembangan hasil rontgen dari dokter. Dan hasil rontgen kami terima 2 jam setelah dilakukan pemotretan.

Dag dig dug menunggu hasil dari dokter, saat itu kami diperbolehkan masuk untuk mendengarkan hasil rontgen dari dokter.
Dokter menyampaikan dengan tenang, padahal kami sangat khawatir. Kami tanyakan ke dokter hasilnya bagaimana dok?, bu dokter malahan menanyakan balik ke kami, kenapa sampai ada patahan jarum menancap seperti ini? Akhirnya kami jelaskan cukup panjang lebar, bu dokter tidak menyalahkan siapa-siapa, karena kejadian sudah lewat, hanya dia berpesan dan menyampaikan…

Ibu ini beruntung, sangat beruntung…. karena patahan jarum tidak mengenai mata tetapi menancap di tulang kepala atas. Seandainya menancap di mata, di pastikan mata tidak bisa melihat lagi…

ami bersyukur… karena operator kami masih diberi kesempatan melihat dengan normal.

Pelajaran yang bisa dipetik adalah EYE GUARD SANGAT-SANGAT PENTING. Dan tidak boleh kejadian tesebut terulang lagi dengan selalu melakukan sosialisasi dan audit secara rutin.

Eye guard pada mesin pasang kancing/lobang kancing



Eye guard pada mesin obras




Sumber : garmentedutech.com

Kenapa tingkat sensitivitas sensor Metal Detector : 0.8mm, 1.00mm dan1.20mm


Di industri garment, patahan jarum sangat beresiko jika sampai ketemu di customer, resiko terkecil adalah claim, resiko utamanya adalah pabrik tutup karena tidak dapat order lagi.

Sehingga garment sebelum di pack, harus melewati alat metal detector untuk memastikan tidak terkontaminasi adalanya metal yang membahayakan termasuk patahan jarum yang tertinggal di garment tersebut.








Sedikit yang  mengetahui asal muasal ditetapkannya tingkat sensitivitas alat sensor pada mesin metal detector. Kenapa ada nilai 0.8mm, 1.00m dan 1.20mm

Tingkat sensitivitas tersebut mengandung pengertian bahwa ketika fracture (patahan) logam dengan ukuran minimal diatas ditemukan dan ketika masuk ke mesin Metal Detector, maka mesin masih bisa membaca sinyal tersebut.

Terus bagaimana dengan penetapan nilai 0.8mm, 1.00mm dan 1.2mm?

Penetapan nilai diatas sebenarnya diambil berdasarkan hasil uji beberapa perusahaan jarum seperti Groz beckert, schmidt dan lain-lain, dengan cara jarum tersebut dilakukan perlakuan khusus seperti menjahit tingkat tinggi dan ketika jarum mengalami patah, maka patahan terkecil yang pernah didapat dan dikumpulkan adalah berukuran 0.8mm , 1.00mm dan 1.20mm.

Nah, tingkat sensor disesuaikan dengan nilai tersebut. semoga pembaca memahami apa yang kami rangkum.


Sumber : Garmentedutech.com

Prosedur pengecekan tingkat kelembaban garment (moisture index) denganalat Aqua Boy


Saat ini, untuk pengecekan kelembaban suatu produk, khususnya garment, sudah banyak buyer yang merekomendasikan alat Aqua Boy sebagai alat untuk mengecek kelembaban produk garment. Alat ini cukup akurat dalam membaca kondisi kelembaban dari garment.

Tujuan :
Mengukur tingkat kelembaban (Moisture) baju dan karton sebelum dikirim ke Customer.

Persyaratan:
  1. Instruksi Manual Alat
Instruksi teknis dari buyer  tentang : standard moisture yang diperbolehkan (% Skala 0 -100):


2. Moisture meter (Aqua Boy TEM I) untuk memeriksa tingkat kelembaban garment dan karton.

3. Kamera dan form moisture inspection.

Prosedur:
 Persiapan garment dan karton dan alat kerja:
  • Siapkan minimal 3 Karton garment setiap PO, style/Color.
  • Siapkan kamera dan form pengecekan moisture
  • Siapkan Moisture meter – Aqua Boy TEM I (untuk garment menggunakan electrode #213 dan untuk Karton #205)
  • Pemeriksaan garment:
    • Lihat care label dan catat Kompisisi fabric dari garment tersebut
    • Buka karton
    • Ambil 2 garment per karton dari tumpukan atas dan tumpukan bawah.
    • Tes Batery, tekan tombol merah pada alat Moisture meter, pastikan penunjuk berhenti pada warna merah.





Tempelkan electrode #213 yang sudah tersambung dengan Aqua Boy pada permukaan garment, jangan dilepas sambil tekan tombol warna putih

Catat dan ambil foto sebagai dokumentasi

Jika Moisture index lebih dari standard pada table diatas konsultasikan ke Buyer/Pimpinan (Apakah akan dilakukan perlakuan khusus  pada garment di PO tersebut, seperti pemakaian desiccant (Pengering udara) ada beberapa merk yang direkomendasikan seperti Superdry.

Jika Moisture index melebihi standard dan buyer merekomendasikan pemakaian Desiccant, berikut hal-hal yang harus diperhatikan:

Gunakan desiccant yg direkomendasikan oleh Buyer

Gunakan Master polybag baik untuk solid pack maupun non solid pack

Taruh desiccant diatas tumpukan garment, pastikan beri kelonggaran 1-2cm supaya desiccant berfungsi sebagaimana mestinya


Sumber : Garmentedutech.com





Monday, October 29, 2018

9-Point testing of Needle detector


Tata cara kalibrasi metal /needle detector umumnya menggunakan metode kalibrasi 9 point, biasanya dilakukan 1 sekali atau 3 kali sehari tergantung permintaan dari Buyer/ manual buyer. OK kita langsunga aja lihat video nya ya. Selamat menyaksikan.






https://youtu.be/elUh7s8kIs0

Product Safety Tools - Part 2


Terimakasih masih setia diblog product safety garment, lanjut ke part 2 mengenai product safety tools kali ini kita akan membahas alat yang dipakai oleh seorang PSO dalam melakukan aktifitas nya sehari-hari.

setelah kita membahas SAFQ Pulltest selanjutnya ada Metal detector dan Hand needle detector, lebih tepatnya tidak digunakan oleh PSO tetapi melalui alat inilah terkadang patahan jarum bisa ditemukan, Metal detector adalah alat pendeteksi logam /metal yang harus ada diperusahaan garment, kenapa? karena itu adalah standard yang harus dipenuhi oleh perusahaan garment untuk dapat memproduksi order/produk yang diberikan oleh Buyer/pembeli.

Brand dari metal detector sangatlah bervariasi tergantung budget dari perusahaan dalam memilih brand, seperti HASHIMA,EAST WEST,BESTA dll. atau tergantung dari requirement dari Buyer itu sendiri yang mengharuskan memakai suatu Brand tertentu.





gambar metal detector BESTA

Tapi yang perlu diingat adalah penempatan dari metal detector itu sendiri harus sesuai standard agar efektif dalam menyaring semua garment yang masuk ke area Packing tanpa melewatkan sekecil apapun benda metal yang ada dalam produk garment.

Sedangkan untuk Hand Needle Detector adalah alat versi mini dari metal detector yang mempunya fungsi yang sama yaitu untuk menemukan patahan jarum/metal didalam produk garment.

Kedua mesin tersebut biasa nya sudah ada operator khusus yang menanganinya, seorang PSO hanya memastikan bahwa mesin tersebut berfungsi dengan baik, dikalibrasi tepat waktu, memeriksa record /laporannya, dan dimaintain tepat waktu.



Semoga bermanfaat.

Friday, October 26, 2018

Product Safety Tools - Part 1

Dalam product safety tools part 1 kali ini kita akan membahas tentang SAFQ button pull test machine yang digunakan untuk menguji berbagai macam test product safety diantaranya :

  • Kancing (Buttoning)

  • Snap

  • Bow/Loop

  • Pita dll.

mengapa harus ditest ? itu pertanyaan yang sangat menarik. Produk garment yang diproduksi oleh perusahaan garment yang ada diindonesia khususnya dan yang produksi oleh negara-negara asia lain pada umumnya harus dilakukan pre test/pre check khususnya untuk produk garment market bayi atau balita, karena diasumsikan bila salah satu komponen yang dipasang dipakaian lepas dan mereka mengira bahwa komponen tersebut adalah makanan, maka ini akan berakibat fatal. oleh karena itu wajib dilakukan pretest agar tidak terjadi hal tersebut diatas untuk menjaga dan melindungi konsumen.

Garment-Button-Pull-Test-Machine-for-Pull

disetiap perusahaan yang mayoritas tujuan export nya ke US dan EURO dan mayoritas produk nya untuk bayi /balita maka alat tersebut wajib ada.

Biasanya perusahaan menunjuk seorang PSO atau product safety officer untuk melakukan test terhadap point-point diatas untuk mengetahui kekuatan dari kancing/snap/pita/bow/loop dll. agar sebelum bulk production bila terjadi masalah bisa segera diperbaiki.

untuk tata cara kalibrasi dan pemakaian mesin SAFQ pulltest akand dibahas diartikel selanjutnya.

Smoga artikel ini bermanfaat.

Wednesday, October 24, 2018

Spesifikasi magnet pen/bar yang standard untuk mencari patahan jarum

Seperti kita ketahui bahwa untuk menghindari benda tajam maupun jarum tertinggal di dalam baju maupun kartonnya, buyer menerapkan aturan sangat ketat supaya tidak sampai terjadi benda-benda tajam dan jarum tersebut terbawa saat export baju tersebut.

Terutama untuk garment anak-anak, dimana Negara-negara eropa maupun amerika (ataupun Negara maju lainnya), mewajibkan diterapkannya dengan keras :

  1. Sharp tools control and Needle management (Pengelolaan jarum dan kontrol alat-alat yang tajam).

  2. Isolated Metal Free zone and Finishing area (Memastikan adanya isolasi barang-barang metal di Departemen Finishing/Packing area).


Sedikit tentang prosedur pencarian patahan jarum :

  1. Cari patahan jarum di dalam diarea meja mesin jahit dan tangki oli dengan menggunakan Magnet Pen.

  2. Cari patahan jarum di lantai dengan menggunakan magnet lantai disekita mesin.

  3. Masukkan semua garment yang ada disekitar mesin ke dalam Red Bin Box untuk di lakukan pemeriksaan dimesin metal detector.

  4. Setelah melalui proses diatas dan tidak di temukan sisa patahan yang hilang maka operator harus mengisi berita acara mengenai patahan jarum dan di tandatangani oleh semua pihak ( Supervisor, Production Manager,QA manager dan Product Safety officer).IMG20181024173354 


Kami akan membahas secara detail, bagaimana spesifikasi Magnet Pen sehingga patahan jarum bisa terdeteksi/menempel di Magnet Pen/Magnet Bar.

  1. Pastikan menggunakan magnet pen yang fleksibel, bisa dipanjangkan maupun dipendekkan seperti antene radio. Umumnya memiliki panjang yang bisa disesuaikan 12 sampai 60 cm

  2. Memiliki kekuatan daya magnet yang cukup besar minimal bisa mengangkat berat 1.5kg, ini bertujuan supaya saat pencarian patahan jarum, bisa menjangkau dalam jarak radius 5-10 cm

  3. Kuat terhadap panas tinggi, karena umumnya magnet kurang bisa bekerja maksimal pada panas tinggi dan tangan anda pun aman..


Smoga artikel ini bermanfaat.

sumber : www.garmentedutech.com